Sejarah Sepak Bola


Menurut Bill Muray, pakar sejarah sepak bola, dalam bukunya The World Game: A History of Soccer, sepak bola sudah dimainkan sejak awal Masehi. Saat itu, orang-orang di era Mesir Kuno sudah mengenal permainan membawa dan menendang bola yang dibuat dari buntalan kain linen. Sejarah Yunani Purba juga mencatat ada sebuah permainan yang disebut episcuro, permainan menggunakan bola. Bukti itu tergambar pada relief-relief di dinding museum yang melukiskan anak muda memegang bola bulat dan memainkannya dengan paha.

Sepak bola juga disebut-sebut berasal dari daratan Cina. Dalam sebuah dokumen militer disebutkan, sejak 206 SM, pada masa pemerintahan Dinasti Tsin dan Han, orang-orang sudah memainkan permainan bola yang disebut tsu chu. Tsu mempunyai arti "menerjang bola dengan kaki". Sedangkan chu, berarti "bola dari kulit dan ada isinya". Mereka bermain bola yang terbuat dari kulit binatang dengan cara menendang dan menggiringnya ke sebuah jaring yang dibentangkan pada dua tiang.

Jepang pun tidak mau ketinggalan. Sejak abad ke-8, konon masyarakatnya sudah mengenal permainan ini. Mereka menyebutnya sebagai Kemari. Bolanya terbuat dari kulit kijang berisi udara.

Yang menarik, ada legenda pada abad pertengahan. Konon saat itu, seluruh desa mengikuti satu permainan bola. Bola yang terbuat dari tengkorak, ditendang satu diantara warga ke arah desa tetangga. Kemudian, oleh si penerima bola di desa itu, bola dilanjutkan ditendang ke desa selanjutnya.

Sejarah permainan dan perkembangan bola basket


Sejarah permainan dan perkembangan bola basket
Permainan bola basket diciptakan oleh Prof. Dr. James A. Naismith salah seorang guru pendidikan jasmani Young Mens Christian Association (YMCA) Springfield, Massachusets, Amerika Serikat pada tahun 1891. Gagasan yang mendorong terwujudnya cabang olahragabaru ini ialah adanya kenyataan bahwa waktu itu keanggotaan dan pengunjung sekolah tersebut kian hari kian merosot. Sebab utamanya adalah rasa bosan dari para anggota dalam mengikuti latihan olahraga Senam yang gerakannya kaku. Di samping itu kebutuhan yang dirasakan pada musim dingin untuk tetap melakukan olahraga yang menarik semakin mendesak.
Dr. Luther Gullick, pengawas kepala bagian olahraga pada sekolah tersebut menyadari adanya gejala yang kurang baik itu dan segera menghubungi Prof. Dr. James A. Naismith serta memberi tugas kepadanya untuk menyusun suatu kegiatan olahraga yang baru yang dapat dimainkan di ruang tertutup pada sore hari.
Dalam menyambut tugasnya itu Nasimith menyusun suatu gagasan yang sesuai dengan kebutuhan ruang tertutup yakni permainan yang tidak begitu keras, tidak ada unsur menendan, menjegal dan menarik serta tidak sukar dipelajari. Langkah pertama, diujinya gubahan dari permainan Footbal, Baseball, Lacrose dan Sepakbola. Tetapi tidak satupun yang cocok dengan tuntutannya. Sebab disamping sulit dipelajari, juga permainan tersebut masih terlalu keras untuk dimainkan di ruangan tertutupyang berlampu.
Dari hasil percobaan yang dilakukan itu Naismith akhrinya sampai pada kesimpulan bahwa permainan yang baru itu harus mempergunakan bola yang bentuknya bulat, tidak menjegal, dan harus menghilangkan gawang sebagai sasarannya. Untuk menjinakkan bola sebagai pengganti menendang dilakukan gerakan mengoper dengan tangan serta menggiring bola (dribbling) sebagai puncak kegairahan, gawang diganti dengan sasaran lain yang sempit dan terletak di atas para pemain, sehingga dengan obyek sasaran yang demikian pengutamaan tembakan tidak terletak pada kekuatan seperti yang terjadi pada waktu menendang, melainkan pada ketepatan menembak.
Semula Naismith akan menggunakan kotak kayu untuk sasaran tembakan tersebut, tetapi berhubung waktu percobaan dilakukan yang ada hanya keranjang (basket) buah persik yang kosong, maka akhirnya keranjang itulah dijadikan sasaran tembakan. Dari perkataan basket ini kemudian permainan baru yang ditemukan Prof. Dr. James A. Naismith tersebut dinamakan Basketball.
Beberapa catatan penting dalam perkembangan bola basket.
1. Tahun 1891 : Prof. Dr. James A. Naismith menemukan permainan Bola Basket
2. Tahun 1892 : Untuk pertama kali Naismith memperkenalkan permainan Bola Basket kepada masyarakat (Amerika)
3. Tahun 1894 : Prof. Dr. James A. Naismith dan Dr. Luther Gullick untuk pertama kali mengeluarkan peraturan permainan resmi.
4. Tahun 1895 : Kata Basketball secara resmi diterima dan dimasukkan ke dalam perbendaharaan bahasa Inggris.
5. Tahun 1913 : Untuk pertama kali diadakan Kejuaraan Bola Basket Far Eastern. Pada kesempatan tersebut regu Phillipina mengalahkan Cina.
6. Tahun 1918 : Tentara pendudukan Amerika dan anggota YMCA memperkenalkan permainan Bola Basket di banyak negara Eropa.
7. Tahun 1919 : Dalam Olympiade Militer di Joinville, permainan Bola Basket termasuk salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan.
8. Tahun 1932 : Untuk pertama kali diadakan Kongres Bola Basket bertempat di Jenewa Swiss. Para peserta yang hadir adalah : Argentina, Cekoslowakia, Yunani, Italia, Portugal, Rumania dan Swiss. Keputusan penting yang dihasilkan adalah terbentuknya Federasi Bola Basket Internasional - Federation International de Basketball (FIBA)
9. Tahun 1933 : Untuk pertama kali diselnggarakan kejuaraan Dunia Bola Basket Mahasiswa di kota Turin - Italia.
10. Tahun 1935 : Dalam Kongres Komite Olympiade Internasional, Bola Basket diterima sebagai salah satu nomor pertandingan Olympiade.
11. Tahun 1936 : Untuk pertama kali Bola Basket dipertandingkan dalam Olympiade Berlin. Dua puluh dua negara ikut serta. Juaranya adalah USA, Kanada dan Meksiko.
12. Tahun 1939 : Prof. Dr. James A. Naismith meninggal dunia.
Perkembangan Bola Basket di Indonesia
Di tengah-tengah gejolak revolusi bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan yang telah direbut itu, permainan Bola Basket mulai dikenal oleh sebagian kecil rakyat Indonesia, khususnya yang berada di kota perjuangan dan pusat pemerintahan Rakyat Indonesia, Yogyakarta serta kota terdekat Solo. Nampaknya, ancaman pedang dan dentuman meriam penjajah tidak menjadi penghalang bagi bangsa Indonesia untuk melakukan kegiatan olahraga, termasuk permainanBola Basket . Bahkan dengan dilakukannya kegiatan-kegiatan olahraga tersebut semangat juang bangsa Indonesia untuk mempertahankan tanah airnyadari ancaman para penjajah yang menginginkan kembali berkuasa semakin membaja. Terbukti pada bulan September 1948, di kota Solo diselenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) Pertamayang mempertandingkan beberapa cabang olahraga, diantaranya Bola Basket. Dalam kegiatan tersebut ikut serta beberapa regu, antara lain : PORO Solo, PORI Yogyakarta dan Akademi Olahraga Sarangan.
Mengenal Permainan Bola Basket
Permainan Bola Basket dimainkan oleh dua regu yang berlawanan. Tiap-tiap regu yang melakukan permainan di lapangan terdiri dari 5 orang, sedangkan pemain pengganti sebanyak-banyaknya 7 orang, sehingga tiap regu paling banyak terdiri dari 12 orang pemain.
Permainan Bola Basket dimainkan di atas lapangan keras yang sengaja diadakan untuk itu, baik di lapangan terbuka maupun di ruangan tertutup. Pada hakekatnya, tiap-tiap regu mempunyai kesempatan untuk menyerang dan memasukkanbola sebanyak-banyaknya keranjang sendiri untuk sedapat mungkin tidak kemasukan.
Secara garis besar permainan Bola Basket dilakukan dengan mempergunakan tiga unsur teknik yang menjadi pokok permainan, yakni : mengoper dan menangkap bola (pasing and catching), menggiring bola (dribbling), serta menembak (shooting).
Ketiga unsur teknik tadi berkembang menjadi berpuluh-puluh teknik lanjutan yang memungkinkan permainan Bola Basket hidup dan bervariasi. Misalnya, dalam teknik mengoper dan menangkap bola terdapat beberapa cara seperti : tolakan dada (chest pass), tolakan di atas kepala (overhead pass), tolakan pantulan (bounce pass), dan lain sebagainya. Dalam rangkaian teknik ini, dikenal pula sebutan pivot yakni pada saat memegangbola, salah satu kaki bergerak dan satu kaki lainnya tetap di lantai seabgai tumpuan.
Teknik menggiring bola berkaitan erat dengan traveling, yakni gerakan kaki yang dianggap salah karena melebihi langkah yang ditentukan. Juga double dribble suatu gerakan tangan yang dilarang karena menggiring bola dengan kedua tangan atau menggiring bola untuk kedua kalinya setelah bola dikuasai dengan kedua tangan.
Teknik menembak berkaitan erat dengan gerak tipu, lompat, blok dan lain sebagainya. Begitu banyak teknik permainan yang harus dikuasai oleh seorang pemain Bola Basket, sehingga sulit untuk diperinci satu-persatu dalam tulisan ini. Namun demikian, dengan menguasai ketiga unsur teknik pokok tadiserta beberapa lanjutannya, seseorang sudah dapat melakukan permainan Bola Basket, walaupun tidak sempurna.
Ketentuan bermain dan bertanding.
Seperti telah diuraikan di atas permainan Bola Basket dimainkan oleh dua regu, masing-masing terdiri dari 5 orang pemain. Wasit yang memimpin terdiri dari 2 orang yagn senantiasa berganti posisi. Waktu bermain yang resmi 2 x 20 menit bersih, tidak termasuk masa istirahat 10 menit, time out, dua kali bagi masing-masing regu tiap babak selama 1 menit, saat pergantian pemain dan atau peluit dibunyikan wasit karenabola ke luar lapangan atau terjadi pelanggaran/kesalahan seperti foul dan travelling. Apabila dalam pertandingan resmi (yang dimaksud disini bukan pertandingan persahabatan) terjadi pengumpulan angka sama, waktu diperpanjang sekian babak (tiap 5 menit) sampai terjadi perbedaan angka.
Khusus untuk permainan Mini Basket yang diperuntukkan anak-anak di bawah umur 13 tahun, diberlakukan peraturan tersendiri yang agak beda, antara lain : bola yang dipergunakan lebih kecil dan lebih ringan, pemasangan keranjang yang lebih rendah, waktu pertandingan 4 x 10 menit dengan 3 kali istirahat dan lainnya lagi seperti dalam hal penggantian pemain.
Peraturan permainan yang dipergunakan sangat tergantung daripada peraturan PERBAIS/FIBA mana yang berlaku. Misalnya pada tahun 1984, peraturan permainan yang berlaku adalah Peraturan Permainan PERBASI/FIBA tahun 1980 - 1984.
Alat-Alat Perlengkapan dan Lapangan
Berdasarkan Peraturan Permainan PERBASI/FIBA tahun 1980 - 1984, alat-alat perlengkapan dan lapangan terdiri dari :
1. Bola Basket
Terbuat dari karet yang menggelembung dan dilapisi sejenis kulit, karet atau sintesis. Keliling bola tidak kurang dari 75 cm dan tidak lebih dari 78 cm, serta beratnya tidak kurang dari 600 gram dan tidak lebih dari 650 gram. Bola tersebut dipompa sedemikan rupa sehingga jika dipantulkan ke lantai dari ketinggian 180 cm akan melambung tidak kurang dari 120 cm tidak lebih dari 140 cm.
2. Perlengkapan Teknik
2.1. Untuk pencatatan waktu diperlukan sedikitnya 2 buah stopwatch, satu untuk pencatat waktu dan satu lagi untuk time out.
2.2. Alat untuk mengukur waktu 30 detik
2.3. Kertas score (Scoring Book) untuk mencatat/merekam pertandingan.
2.4. Isyarat - scoring board, tanda kesalahan perorangan yakni angka 1 sampai dengan 5, serta bendera merah dua buah untuk kesalahan regu.
3. Lapangan
3.1. Lapangan Permainan
Berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 26 m dan lebar 14 m yang diukur dari pinggir garis batas. Variasi ukuran diperolehkan dengna menambah atau mengurangi ukuran panjang 2 m serta menambah atau mengurangi ukuran lebar 1 m. Di lapangan ini terdapat beberapa ukuran seperti : lingakaran tengah, dan lain sebagainya yang secara jelas dan terperinci akan diuraikan dalam gambar di bawah nanti.
3.2. Papan Pantul
Papan pantul dibuat dari kayu keras setebal 3 cm atau dari bahan transparant yang cocok. Papan pantul berukuran panjang 180 cm dan lebar 120 cm.. Tinggi papan, 275 cm dari permukaan lantai sampai ke bagian bawah papan, dan terletak tegak lurus 120 cm jaraknya dari titik tengah garis akhir lapangan. (Perincian selengkapnya, lihat gambar).
3.3. Keranjang
Keranjang terdiri dari Ring dan Jala. Ring tersebut dari besi yang keras dengan garis tengah 45 cm berwarna jingga. Tinggi ring 305 cm dari permukaan lantai dan dipasang dipermukaan papan pantaul dengan jarak 15 cm. Sedangkan jala terdiri dari tambah putih digantung pada ring. Panjang jala 40 cm.

BWF World Ranking Top 100 Peringkat Atlit Indonesia per 31 Desember 2009

Bulutangkis.com – BWF (Badminton World Federation) sebagai organisasi resmi Federasi Bulutangkis Dunia di penghujung tahun 2009 mengeluarkan pringkat atlit bulutangkis untuk terakhir sebagai penutup tahun 2009. Posisi peringkat Indonesia tidak mengalami perubahan sebagaimana yang dirilis BWF pada minggu sebelumnya (24/12/09).

Tidak adanya perubahan posisi peringkat atlit Indonesia ini saat mengakhiri tahun 2009 setelah tidak ada lagi kejuaraan bulutangkis yang bisa memberikan poin untuk perubahan posisi peringkat atlit-atlit bulutangkis.

Memasuki tahun 2010 beberapa kejuaraan bulutangkis akan kembali mulai digelar. Dua ajang super series akan kebagian di wilayah Asia. Seoul menjadi kota pertama yang akan menggelar Victor Korea Open Super Series 2010 pada tanggal 12 – 17 Januari 2010. Kuala Lumpur akan menjadi kota kedua menyelenggarakan Malaysia Open Super Series 2010 pada tanggal 19 – 24 Januari 2010. (Contribute by: Fildzah Adhania)

Tunggal Putra :

3. Taufik Hidayat

6. Simon Santoso

7. Sony Dwi Kuncoro

28. Andre Kurniawan Tedjono

30. Dionysius Hayom Rumbaka

90. Tommy Sugiarto

Tunggal Putri :

16. Adrianti Firdasari

27. Maria Febe Kusumastuti

41. Fransiska Ratnasari

53. Maria Kristin Yulianti

Ganda Putra :

3. Markis Kido/Hendra Setiawan

5 Alvent Yulianto CHandra/Hendra Aprida Gunawan

14. Ahsan Mohammad/Bona Septano

16. Rian Sukmawan/Yonathan Suryatama Dasuki

37. Lingga Lie/Fernando Kurniawan

38. Luluk Hadiyanto/Joko Riyadi

45. Afiat Yuris Wirawan/Wifqi Windarto

90. Joko Riyadi/Candra Wijaya

97. Flandy Limpele/Halim Haryanto Ho [INA/USA]

Ganda Putri :

8. Shendy Puspa Irawati/Meiliana Jauhari

12. Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari

34. Annisa Wahyuni/Anneke Feinya Agustin

59. Nadya Melati/Vita Marissa

61. Debby Susanto/Pia Zebadiah Bernadet

70. Dewi Komala/Keshya Nurvita Hanadia

71. Vita Marissa/Mona Santoso [INA/USA]

85. Nadya Melati/Devi Tika Permatasari

Ganda Campuran :

2. Nova Widianto/Liliyana Natsir

6. Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa

13. Devin Lahardi Fitriawan/Lita Nurlita

19. Fran Kurniawan/Pia Zebadiah Bernadet

32. Flandy Limpele/Anastasia Russkikh [INA/RUS]

36. Ahmad Tontowi/Richi Dili Puspita

47. Muhammad Rijal/Debby Susanto

89. Flandy Limpele/Cheng Wen Hsing [INA/TPE]

98. Flandy Limpele/Vita Marissa.

Kejuaraan Bulutangkis Panglima TNI Cup 2010 Shendy/Meiliana Juara Ganda Putri


Pasangan ganda putri Shendy Puspa/ Meiliana Jauhari memastikan diri meraih gelar juara setelah menyelesaikan pertandingan terakhir dengan mengalahkan Annisa Wahyuni/ Anneke Feinya pada kejuaraan bulutangkis Panglima TNI Cup 2010 yang berlangsung di pelatnas Cipayung siang tadi (Senin, 11/01/10).


Bulutangkis.com - Pasangan ganda putri Shendy Puspa/ Meiliana Jauhari memastikan diri meraih gelar juara setelah menyelesaikan pertandingan terakhir dengan mengalahkan Annisa Wahyuni/ Anneke Feinya pada kejuaraan bulutangkis Panglima TNI Cup 2010 yang berlangsung di pelatnas Cipayung siang tadi (Senin, 11/01/10).

Tanpa banyak kesulitan Shendy Puspa/ Meiliana J. menaklukkan Annisa Wahyuni/ Anneke Feinya dua set langsung 21-9, 21-15. Sementara pasangan Annisa Wahyuni/ Anneke Feinya keluar sebagai runner-up.

Pada pertandingan ganda putri lainnya Suci Rizky A./ Della Destiara H. (Pelatnas Pratama) berhasil mengalahkan Keshya Nurvita H./ Komala Dewi (Pelatnas Utama) melalui pertarungan tiga set dengan skor 21-8, 9-21, 21-12. Bagi Suci Rizky A./ Della Destiara H. kemenangan ini mengantar mereka ke posisi tiga.

Satu pertandingan terakhir ganda putri ketiga siang tadi antara Tiara Rosalia/ Gebby Ristiani melawan Wenny S./ Ni Made Claudia. Tiara Rosalia/ Gebby Ristiani menaklukkan Wenny S./ Ni Made Claudia dengan tiga set 22-20, 17-21, 21-15. Bagi Wenny S./ Ni Made Claudia kekalahani ini menjadikan mereka di posisi juru kunci dari tujuh peserta.

Susunan perolehan poin pada ganda putri sebagai berikut :
1. Shendy Puspa/ Meiliana J. (Utama)
2. Annisa W./ Anneke Feinya (Utama)
3. Suci Rizky A. / Della D.H. (Pratama)
4. Ayu R. / Dwi Agustiawati (Pratama)
5. Keshya Nurvita H./ Komala Dewi (Utama)
6. Tiara Rosalia /Gebby Ristiani (Pratama)
7. Wenny S./ Ni Made Claudia (Pratama)

Ganda Campuran milik Frans/Pia

Partai ganda campuran hanya diikuti 4 pasangan yaitu Frans Kurniawan/ Pia Zebadiah, Mohammad Rizal/ Debby Susanto, Irfan Fadhillah/ Weni Anggraeni dan Hendra Mulyono/ Luluk Maria Ulfa. Sementara 3 pasangan ganda campuran lainnya tidak bisa mengikuti kejuaraan internal ini adalah Nova Widianto/ Lilyana Natsir, Devlin Lahardi/ Lita Nurlita dan Tontowi Ahmad/ Richi Puspita Dili.

Pada kejuaraan yang menggunakan sistim ½ kompetisi ini pasangan Frans Kurniawan/ Pia Zebadiah meraih tiga kali kemenangan dari 3 pertandingan yang dimainkan. Sementara pasangan Mohammad Rizal/ Debby Susanto berada di poisi kedua.

Berikut peringkat perolehan poin pada nomor ganda campuran,
1. Frans.K/ Pia Zebadiah (Utama)
2. M. Rizal/ Debby Susanto (Utama)
3. Irfan Fadhillah/ Weni A. (Pratama)
4. Hendra Mulyono/ Luluk Maria Ulfa (Pratama).

Kejuaraan Bulutangkis Panglima TNI Cup 2010 Simon Raih Gelar Juara Tunggal Putra


Simon Santoso memastikan diri meraih gelar juara tunggal putra setelah mengalahkan Tommy Sugiarto pada kejuaraan bulutangkis Panglima TNI Cup 2010 yang berlangsung di pelatnas Cipayung hari Minggu kemarin (10/01/10). Simon menaklukkan Tommy dua set langsung 21-5, 21-11.


Bulutangkis.com - Simon Santoso memastikan diri meraih gelar juara tunggal putra setelah mengalahkan Tommy Sugiarto pada kejuaraan bulutangkis Panglima TNI Cup 2010 yang berlangsung di pelatnas Cipayung hari Minggu kemarin (10/01/10). Simon menaklukkan Tommy dua set langsung 21-5, 21-11.

Pada pertandingan penutupan kejuaraan hari ini (Senin, 11/01/10), seluruh pertandingan tunggal putra yang dimainkan tidak lagi mempengaruhi posisi Simon Santoso sebagai juara dan Tommy Sugiarto sebagai runner-up. Simon Santoso main 11 kali tanpa sekali pun menderita kelahan, sementara Tommy Sugiarto hanya kalah saat berhadapan dengan Simon Santoso.

Sisa pertandingan tunggal putra hari ini ada lima partai yang dipertandingkan untuk merebut posisi 3 hingga 6 yang meraih hadiah. Pada pertandingan penentuan posisi 3 dan 4 berhadapan antara Andi Nugroho pelatnas utama melawan Adi Pratama dari pelatnas pratama. Adi Nugroho berhasil meraih posisi juara tiga setelah mengalahkan Adi Pratama dengan skor 21-14, 21-12.

Pemain yang mengundurkan diri tidak diperhitungkan hasilnya. Setelah menyelesaikan pertandingan dari tanggal 5 hingga 11 Januari 2010 dengan sistim ½ kompetisi ini diperoleh hasil akhir tunggal putra sebagai berikut :
1. Simon Santoso (Utama)
2. Tommy Sugiarto (Utama)
3. Andi Nugroho (Utama)
4. Adi Pratama (Pratama)
5. Evert Sukamta (Pratama)
6. Senatria Agus (Pratama)
7. Nandang Arif S. (Pratama)
8. Ary Trisnanto (Pratama)
9. Seto Danu Kusumo (Pratama)
10. Hermansyah (Pratama)
11. Pandu Dewantoro (Pratama)
12. Siswanto (Pratama)
13. Sony Dwi Kuncoro (Utama)
14. Yoga Pratama (Utama).

Kejuaraan Bulutangkis Panglima TNI Cup 2010 Juara Ganda Putra Milik Rian/Yonathan


Ganda putra Rian Sukmawan/ Yonathan S. akhirnya berhasil meraih gelar juara ganda putra setelah menyingkirkan M. Ahsan/ Bona Septano pada kejuaraan bulutangkis Panglima TNI Cup 2010 yang berlangsung di pelatnas Cipayung siang tadi (Senin, 11/01/10).


Bulutangkis.com - Ganda putra Rian Sukmawan/ Yonathan S. akhirnya berhasil meraih gelar juara ganda putra setelah menyingkirkan M. Ahsan/ Bona Septano pada kejuaraan bulutangkis Panglima TNI Cup 2010 yang berlangsung di pelatnas Cipayung siang tadi (Senin, 11/01/10).

Kejuaraan yang menggunakan sistim ½ kompetisi ini, kedua pasangan Rian Sukmawan/ Yonathan S. dan M. Ahsan/ Bona Septano telah memainkan pertandingan delapan kali tanpa sekalipun menderita kekalahan. Pertandingan kedua pasangan yang berlangsung siang tadi menjadi penentu untuk meraih juara.

Pertandingan Rian Sukmawan/ Yonathan S. melawan M. Ahsan/ Bona Septano siang tadi menjadi “The Real Match” untuk nomor ganda putra. Rian Sukmawan/ Yonathan S berhasil meraih kemenangan set pertama atas M. Ahsan/ Bona Septano 21-18. Pada set kedua Rian Sukmawan/ Yonathan S. harus mengakui keunggulan M. Ahsan/ Bona Septano 16-21.

Set ketiga Rian Sukmawan/ Yonathan S, tertinggal 6-11 pada paruh pertama dari M. Ahsan/ Bona Septano. Memulai paruh kedua set ketiga, serve Bona dinyatakan ‘fault’ oleh ‘Service Judge‘ membuat Ahsan/Bona melakukan protes namun poin tetap buat Rian/Yonathan 7-11. Situasi ini seperti menghilangkan konsentrasi Ahsan/ Bona dan poin terkejar oleh Rian/ Yonathan menjadi 11-11. Rian/ Yonathan kembali tertinggal 11-12 dari Ahsan/ Bona, namun raihan poin berikutnya menjadi kemenangan bagi Rian/ Yonathan yang menutup set ketiga dengan skor 21-18 atas Ahsan/ Bona.

Hasil pertandingan ganda putra dari tanggal 5 hingga 11 Januari 2010 dengan susunan peringkat sebagai berikut :
1. Rian Sukmawan/ Yonathan S. (Utama)
2. M. Ahsan/ Bona Septano (Utama)
3. Lingga/ Wifqi W. (Utama)
4. Angga Pratama/ Rian (Utama)
5. Fernando K / Afiat Yuris (Utama)
6. Rizky Yanu/ Albert Saputra
7. Hendra / Andhika (Pratama)
8. Rizky DN./ Rendy S. (Pratama)
9. Erwin W./ M. Nur Rofii (Pratama)
10. Christoper R./ Kevin A. (Pratama).

Kejuaraan Bulutangkis Panglima TNI Cup 2010 Aprillia Yuswandari Raih Gelar Juara Tunggal Putri


Aprillia Yuswandari memastikan diri meraih gelar juara tunggal putri setelah berhasil menaklukkan Lindaweni Fanetri pada pertandingan terakhir kejuaraan bulutangkis Panglima TNI Cup 2010 yang berlangsung di pelatnas Cipayung Senin siang (11/01/10).

Bulutangkis.com - Aprillia Yuswandari memastikan diri meraih gelar juara tunggal putri setelah berhasil menaklukkan Lindaweni Fanetri pada pertandingan terakhir kejuaraan bulutangkis Panglima TNI Cup 2010 yang berlangsung di pelatnas Cipayung siang tadi (Senin, 11/01/10).

Pada pertandingan siang tadi Aprillia menaklukkan Lindaweni dua set langsung dengan skor 21-17, 21-19. Sebelumnya pada hari Sabtu (09/01/10) Aprillia berhasil menaklukkan Maria Kristin 21-19, 21-16.

Aprillia seharusnya akan menghadapi Adriyanti Firdasari pada hari Minggu kemarin (10/01/10). Namun tidak jadi dipertandingkan setelah Firdasari mengalami cedera otot perut saat pertandingan hari Sabtu dimana Firdasari berhadapan dengan Lindaweni Fanetri.

Pertandingan tunggal putri lainnya siang tadi dimana Rena Suwarno mengalahkan Maziyah Nadhir 21-17, 21-18 dan Hera Desi Ana mengalahkan Tieke Arida 21-18, 25-23.

Adapun hasil akhir pertandingan tunggal putri dari seluruh rangkaian pertandingan yang digelar dari tanggal 5 hingga 11 Januari 2010 dengan sistim ½ kompetisi ini diperoleh hasil yang dicapai sebagai berikut :
1. Aprillia Yuswandari (Utama)
2. Maria Kristin (Utama)
3. Bellaetrix Manuputty (Pratama)
4. Lindaweni Fanetri (Utama)
5. Hera Desi ANA (Pratama)
6. Tieke Arida NINGRUM (Pratama)
7. Rena Suwarno (Pratama)
8. Maziyah Nadhir (Pratama)
9. Siti Anida Lestari (Pratama)
10. Adriyanti Firdasari (Utama)
11. Rizky Amelia Pradipta (Utama).

Atlit yang mengundurkan diri hasil pertandingannya tidak diperhitungkan dalam penghitungan poin.