Jacob Rusdianto : ‘’PBSI Pertahankan Markis Kido/Hendra Setiawan’’


PBSI tidak menjawab surat permintaan pengunduran diri Markis Kido dari pelatnas. PBSI tetap mempertahankan Markis Kido di pelatnas, demikian disampaikan Jacob Rusdianto (Sekjen PB PBSI), pada saat acara penutupan kejuaraan bulutangkis Panglima TNI Cup 2010 di Pelatnas Cipayung Senin siang (11/01/10).
Bulutangkis.com - PBSI tidak menjawab surat permintaan pengunduran diri Markis Kido dari pelatnas. PBSI tetap mempertahankan Markis Kido di pelatnas, demikian disampaikan Jacob Rusdianto (Sekjen PB PBSI), pada saat acara penutupan kejuaraan bulutangkis Panglima TNI Cup 2010 di Pelatnas Cipayung Senin siang (11/01/10).

Jacob menyampaikan bahwa PBSI telah bertemu dengan Markis Kido dan mendengarkan segala keluhan dan keiinginannya. “Saat ini suasananya sangat kondunsif. Situasinya saat ini PBSI dan Markis Kido ingin menyamakan persepsi. PBSI mengetahui kondisi Kido saat ini. Dengan demikian program pelatihan buat Kido akan disesuaikan dengan kondisinya penyakitnya. Buat Kido tentunya akan ada perlakuan dan penanganan khusus.“

“PBSI akan bertanggung-jawab penuh atas segala hal yang terjadi dengan Kido selama masa latihan. Tidak perlu lagi ada kekhawatiran bagi Kido bahwa PBSI tidak bertanggung jawab atas kondisi yang akan terjadi pada saat Kido latihan. Dengan demikian alasan pengunduran diri Kido karena PBSI tidak bertanggung-jawab atas resiko penyakit yang diderita Kido sudah tidak tepat lagi. Kita berharap situasi ini akan berakhir dengan happy ending,” lanjut Jacob.

“Kido dan Hendra sudah dipersiapkan untuk mengikuti event Thomas Cup dalam waktu dekat. Kido tetap akan dipertahankan di pelatnas. Dan lagi kita tidak ingin anak-anak Pratama menjadi kecewa. Kido dan Hendra adalah panutan dan idola mereka. Jika Kido dan Hendra keluar dari pelatnas mereka juga pasti kehilangan.” tambah Jacob.

“Indonesia akan mengirimkan atlit-atlitnya pada Malaysia Open minggu depan (19/01/10 s/d 24/01/10, red). Dan kita harap segala urusan kontrak sudah selesai agar mereka bisa bertanding tanpa beban,’’ demikian Jacob mengakhiri penjelasannya.

BWF World Ranking Top 100 Peringkat Atlit Indonesia per 1 Januari 2010


Bulutangkis.com - Di awal tahun 2010 BWF (Badminton World Federation) sebagai organisasi resmi Federasi Bulutangkis Dunia mengeluarkan peringkat atlit bulutangkis dunia. Posisi peringkat Indonesia tidak mengalami perubahan sebagaimana yang dirilis BWF pada akhir tahun (31/12/09).

Memasuki tahun 2010 atlit-atlit Indonesia baru akan turun berlaga pada ajang Malaysia Open Super Series 2010 yang berlangsung di Kuala Lumpur tanggal 19 – 24 Januari 2010. Sementara pada ajang Korea Super Series 2010 yang saat ini (12-17 Janurai 2010) berlangsung di Seoul, Korea Selatan, PBSI tidak mengirimkan atlit-atlitnya.

Ganda putra non pelatnas Alvent Yulianto Chandra/ Hendra Aprida Gunawan turun meramaikan ajang Korea Super Series 2010. Pada pertandingan pertama hari ini Alvent/ Hendra yang menjadi unggulan tiga akan menghadapi ganda putra Jepang Kenichi Hayakawa/ Kenta Kazuno.

Veteran bulutangkis Indonesia yang kini giat sebagai atlit profesional Flandy Limpele berpasangan dengan pebulutangkis Taipei Wen Hsin Cheng turun di nomor ganda campuran. Flandy Limpele/Wen Hsin Cheng pada pertandingan pertama mereka hari ini akan menghadapi ganda campuran Jepang Kenta Kazuno/ Reika Kakiiwa.

Vita Marissa keluar dari pelatnas awal tahun 2009 setelah kontraknya dengan PBSI tidak sesuai seharusnya ikut bertanding tapi akhirnya batal. Vita Marissa seharusnya berpasangan dengan pebulutangkis Amerika Serikat, Mona Santoso. Mundurnya Vita Marissa juga berdampak bagi Hendra Aprida Gunawan yang seharusnya turun berpasangan di nomor ganda campuran. (Contribute by: Fildzah Adhania)

Kerja Keras dan Optimis di Turnamen Super Series, Thomas-Uber dan Asian Games 2010


Bulutangkis.com - Memasuki tahun 2010 PBSI memiliki beberapa target penting yang diincar. Target paling dekat adalah kualifikasi Thomas-Uber Cup (TUC) 2010 yang akan dilaksanakan di Thailand, 21-28 Februari 2010 dan masih ada Asian Games 2010 di Guangzhou, 13-21 November. Selain tentunya rangkaian 12 turnamen kelas Super Series yang biasa diikuti atlet pelatnas.

“Yang paling utama dan dekat adalah lolos ke babak utama Piala Thomas-Uber. Melihat lawan-lawan yang mungkin kita hadapi, perjuangan untuk lolos tidak mudah,” kata Christian Hadinata, Kasubid Pelatnas PBSI. Di kualifikasi TUC, Cina dan Malaysia tidak akan ambil bagian. Kemudahan itu diperoleh Cina sebagai juara bertahan dan Malaysia yang ditunjuk jadi tuan rumah putaran final yang akan dimainkan di bulan Mei 2010. Tanpa dua negara tersebut, masih ada lawan berat seperti Korea, Jepang, Thailand, India atau Cina Taipeh.

“Untuk putri, melihat hasil di SEA Games lalu, mereka harus kerja keras lagi buat lolos. Sedang untuk putra, peluangnya lebih besar karena kekuatan kita relatif lebih baik,” lanjut Christian. Melihat kekuatan yang dimiliki pelatnas PBSI saat ini Christian mengakui Indonesia masih akan mengandalkan pemain senior untuk meraih prestasi. Termasuk di ajang Super Series ataupun multi event Asian Games.

“Secara keseluruhan, di tahun 2010 kita masih akan menggantungkan harapan pada pemain senior untuk meraih gelar juara. Sedangkan pemain muda atau pelapis kita harapkan bisa mengejar ketinggalan dari para pemain senior sehingga pada 2011 mereka sudah bisa siap untuk menggantikan posisi pemain senior yang mungkin sudah tidak bermain lagi,” jelas Christian.

Rencana ini juga sudah diungkapkan Ketua Umum PBSI, Djoko Santoso, ketika pembubaran tim SEA Games beberapa waktu lalu. Panglima TNI ini menyimpan optimisme pada perkembangan pemain muda lantaran para pemain pratama mulai menunjukkan perkembangan yang cukup menjanjikan. Tahun lalu, ganda putra Rendy Sugiarto/Angga Pratama jadi juara Asia . “Ke depan, selain mengirimkan pemain senior, PBSI juga akan berusaha mematangkan pemain pelapis dengan mengirimkan mereka ke turnamen,” kata Djoko.

Jika dilihat pada tiap nomor, tunggal putra masih akan diperkuat Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso. Pada nomor ganda putra, jika Markis Kido/Hendra Setiawan jadi mundur dari pelatnas, maka harapan disematkan ke pundak Bona Septano/M. Ahsan dan Rian Sukmawan/Yonathan Suryatama Dasuki yang selama ini menjadi pelapis.

“Tanggung jawab kami makin berat karena Kido/Hendra keluar dari pelatnas, bukan pensiun. Artinya kami masih mungkin akan berhadapan dengan mereka di turnamen,” kata Ahsan.

Di tunggal putri, masih ada Maria Kristin dan Adriyanti Firdasari. Sedang di ganda putri bertumpu pada Greysia Polii/Nitya Krishinda dan Shendy Puspa/Meiliana Jauhari. Pada nomor ganda campuran Nova Widianto/Lilyana Natsir diperkirakan masih bisa memberikan kontribusinya. Hanya saja, usia Nova yang sudah memasuki 33 tahun membuat dirinya tak lagi bisa terus menerus diturunkan di setiap turnamen. Di nomor ini pasangan Fran Kurniawan/Pia Zebadiah diharap sudah bisa beprestasi di Super Series. “Target kami di tahun ini paling tidak menjuarai satu turnamen Super Series. Kalau belum bisa akan kami kejar terus. Kalau dapat satu syukur, dan kami akan kejar yang berikutnya,” ujar Fran.

“Mau tak mau kita harus jeli memilih turnamen. Yang penting kualitas, bukan kuantitas. Lebih baik sedikit ikut turnamen tapi menghasilkan gelar juara daripada banyak ikut turnamen tapi tak pernah menjadi juara,” jelas Christian.

Untuk mencapai target yang tidak mudah ini PBSI berusaha melakukan perbaikan memasuki tahun 2010 ini. Salah satunya adalah dengan menarik pelatih PB Djarum, Agus Dwi Santoso, untuk menangani sektor tunggal putra. Sepeninggal Hendrawan yang mengundurkan diri usai turnamen Piala Sudirman Mei 2009, nomor bergengsi ini ditangani asisten pelatih Davis Efraim yang menjadi pelatih. Agus bukan orang asing di lingkungan pelatnas. Ketika meraih medali perak Olimpiade Sydney 2000, Hendrawan dilatih oleh Agus.

“Agus dipilih karena kami nilai paling kompeten. Kami berharap prestasi pemain di tunggal putra makin membaik setelah dia tangani,” kata Kabid Pembinaan dan Prestasi PBSI, Lius Pongoh. “Sekali lagi, di level Super Series, kami berharap pemain bisa meraih gelar lebih banyak dibanding tahun lalu. Lalu pemain pelapis yang dikirim ke turnamen Gold Gran Prix atau Grand Prix juga bisa meraih juara. Target lain adalah lolos kualifikasi Thomas-Uber, dan mempertahankan medali emas di Asian Games,” tegas Christian.

Sederet target yang penuh tantangan sudah terpampang di depan mata. Perlu kerja keras dan kerja sama dari segenap elemen bulutangkis agar Indonesia bisa kembali berjaya di level internasional. Begitu pula bagi pihak sponsor, PT. Djarum yang pada tahun 2010 ini akan terus mendukung penyelenggaraan kegiatan bulutangkis baik di level nasional maupun internasional. Sederet hadiah yang akan tingkatkan telah dipersiapkan Djarum untuk memacu prestasi dan memberikan penghargaan pada atlet bulutangkis Indonesia.

”Hingga saat ini kami masih terus berkoordinasi dan berpartisipasi langsung dengan PBSI untuk menjadikan penyelenggaraan Djarum Sirkuit Nasional dan Djarum Indonesia Open Super Series lebih baik dari tahun lalu dan tentunya didukung dengan peningkatan hadiah. Sementara PB Djarum pun terus akan menyumbang atlet-atlet terbaiknya untuk masuk pelatnas dan bertanding di kejuaraan Nasional dan Internaisonal. Semua adalah demi terciptanya prestasi Bulutangkis Indonesia yang lebih baik”, ujar pihak Djarum Yan Haryadi. (Contribute by: Image Dynamics)

Korea Super Series 2010 Alvent/Hendra Tantang Ganda Putra Jepang Di Perempat Final


Bulutangkis.com - Alvent Yulianto Chandra/ Hendra Aprida Gunawan melangkah ke babak perempat final menghadapi ganda putra Jepang Hiroyuki Endo/ Yoshiteru Hirobe pada Korea Super Series 2010 yang berlangsung di Seoul, Korea Selatan hari ini (Jumat, 15/01/10).

Alvent/ Hendra sebagai unggulan tiga menaklukkan ganda putra Thailand Songphon Anugritayawan/ Sudket Prapakamol lewat pertarungan ketat tiga set. Set pertama Alvent/ Hendra unggul 21-13. Set kedua Alvent/ Hendra harus mengakui keunggulan Songphon/ Sudket lewat pertarungan ketat melaui 'deuce' dengan skor 26-28. Set ketiga setelah kembali melalui 'deucu' 20-20, akhirnya Alvent/ Hendra unggul 22-20 atas Songphon/ Sudket.

Lawan Alvent/ Hendra pada hari ini Hiroyuki Endo/ Yoshiteru Hirobe yang melangkah ke babak perempat final hari ini dengan menyingkirkan ganda putra Taipei Chieh Min Fang/ Sheng Mu Lee. Jika Alvent/ Hendra mampu mengungguli Chieh Min Fang/ Sheng Mu Lee di babak semi final akan menghadapi pemenang antara ganda putra China unggulan tiga Cai Yum/ Fu Haifeng melawan ganda putra Denmark unggulan dua Mathias Boe/ Carsten Mogensen.

Ganda campuran gado-gado Indonesia/Taipei Flandy Limpele/ Wen Hsin Cheng juga melangkah ke babak perempat final hari ini menantang pasangan ganda campuran Thailand Songphon Anugritayawan/ Kunchala Voravichitchaikul. Pada pertandingan babak kedua kemarin (Kamis, 14/01/10) Flandy/ Wen menaklukkan ganda campuran Taipei Chieh Mie Fang/ Pei Rong Wang melalui pertarungan tiga set dengan skor 21-11, 15-21, 11-21.

Juventus Pincang di Bentegodi


(AFP)BeritaBola.com: Jakarta - Juventus dalam kondisi pincang ketika melawat ke Marc Antonio Bentegodi, markas Chievo akhir pekan ini. Masalah Juve tak berhenti di situ, karena teka-teki soal masa depan Ferrara belum pudar.

Laga Chievo kontra Juve berlangsung Minggu (17/1/2010). Rekor home I Mussi Volanti musim ini kurang bagus yakni tiga kali menang, dua kali seri, dan empat kali kalah.

Bila dibandingkan torehan Chievo, catatan away Bianconeri cukup mantap dengan meraih lima kemenangan, sekali seri, dan tiga kali kalah.

Dalam sejarah pertemuan keduanya, Chievo belum pernah mengalahkan Juventus.

Meski begitu catatan tersebut tidak membuat Juve di atas angin. Pasalnya menjelang laga ini Si Nyonya Tua dalam kondisi tidak full team menyusul absennya sejumlah pemain.

Martin Caceres melengkapi daftar pemain absen Juve. Kemarin, klub mengumumkan pemain belakang itu harus menepi selama 20 hari karena cedera paha.

Ia menyusul David Trezeguet, Vincenzo Iaquinta, Mauro Camoranesi, Sebastian Giovinco dan Christian Poulsen yang tak bisa tampil karena cedera, serta Momo Sissoko yang harus melakoni kewajiban negara di Piala Afrika.

Tim Zebra bisa sedikit bernapas lega karena kiper utama Gianluigi Buffon siap kembali usai menjalani pemulihan pasca cedera.

Selain masalah pemain, Juve juga tengah dibayangi isu masih belum jelasnya masa depan pelatih Ciro Ferrara. Meski begitu mantan bek Juve itu sejauh ini sudah membuktikan bahwa dirinya tidak terpengaruh oleh rumor. Ketika isu bahwa posisinya bakal segera digantikan Guus Hiddink beredar, Ferrara sukses mengantarkan Juve melumat Napoli dan melaju ke perempatfinal Coppa Italia.
(dtc/nar)

RONALDINHO: 2010 AKAN MENJADI TAHUN YANG SPESIAL BAGI MILAN


Milan - Tahun 2009 tidak lama lagi akan berakhir dan akan berganti dengan tahun yang baru 2010. Adalah wajar untuk berharap yang terbaik pada tahun yang baru. Hari ini harus lebih baik daripada kemarin menjadi harapan bagi bintang AC Milan, Ronaldinho.

Pelan namun pasti, playmaker Milan berkewarganegaraan Brazil ini menunjukkan performa terbaiknya. Menjadi pilihan pertama pelatih di tim kerap dilakoninya. Walaupun Milan sempat terseok-seok di awal musim setidaknya kini berada pada urutan kedua dibawah rival sekota, Inter Milan. Sedikit banyaknya peran dari pemain berusia 29 tahun ini juga layak diperhitungkan.

Dalam kesempatan wawancara dengan surat kabar olah raga Italia, Corriere dello sport, Ronaldinho mengatakan bahwa tahun 2010 akan menjadi tahun yang hebat baik bagi dirinya juga Milan.

"Tahun 2009 akan berakhir, dan tahun 2010 akan menjadi tahun yang hebat baik bagi dirinya juga Milan."

"Saya akan melakukan yang terbaik bagi Milan baik di Liga Italia Serie A maupun di Liga Champions." kata mantan pemain Barcelona dan Paris St Germain ini. "Dan Milan akan bersaing pada kedua ajang tersebut." Ronaldinho menambahkan.

Mantan pemain terbaik dunia dua kali berturut-turut musim 2004 dan 2005 juga berharap untuk turut serta membela negaranya pada ajang final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Ia akan buktikan bahwa dirinya pantas masuk dalam skuad asuhan Dunga tersebut.

"Ya, saya bermimpi untuk pergi ke Piala Dunia tapi tidak ingin mendapatkannya dengan kata-kata tetapi dengan perbuatan di lapangan," pungkasnya.

April 2010, Chris John Lawan Petinju AS


Juara dunia kelas bulu WBA, Chris John, rencananya mempertahankan gelar yang ke-13 kali melawan petinju Amerika Serikat, di Bali. "Kalau namanya masih dirahasiakan karena masih dalam penjajakan dan belum ada kontrak," kata Chris John, ketika dihubungi dari Semarang.

Menurut petinju dengan gelar Super Champions tersebut, pertarungan melawan petinju AS tersebut dilaksanakan di Bali, minggu pertama April 2010. "Kalau semuanya lancar pertarungan lawan petinju Amerika akan dilangsungkan di Bali, minggu pertama April 2010 dengan promotor Zainal Tayib (Pimpinan Sasana Mirah Boxing,Red.)," kata petinju yang memiliki rekor bertarung 43 kali menang, 22 di antaranya dengan KO.

Ia mengatakan, untuk menghadapi pertarungan mendatang, dirinya akan mulai berlatih di Sasana Herry`s Gym di Perht, Australia, akhir Januari 2010, di bawah asuhan pelatih yang juga manajernya, Craig Christian. "Akhir bulan ini atau Januari 2010, saya kembali akan berlatih di Australia sampai menjelang pertarungan," kata suami mantan atlet wushu Jawa Tengah, Anna Maria Megawati tersebut.

Duel antara dirinya melawan petinju asal Negeri Paman Sam itu, katanya, bukan pertemuan yang pertama. Sebelumnya, ayah dua orang putri (Maria Luna Ferisha dan Maria Rosa Christiani) tersebut bertarung melawan petinju AS yaitu Derrick Gainner pada tarung wajib atau "mandatory fight" di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, beberapa waktu yang lalu.

Pertarungannya melawan petinju AS lainnya, Rocky Juarez, di AS, katanya, bahkan telah dua kali yakni di Toyota Center, Houston, Texas, 28 Febuari 2009 waktu setempat atau 1 Maret 2009 waktu di Indonesia. Pertarungan terakhir yang dijalani petinju dengan julukan The Dragon adalah saat menang dengan angka mutlak atas Rocky Juarez di MGM Grand, Las Vegas, Nevada, 19 September 2009.

Tempat pertarungan di Bali mendatang juga bukan yang pertama bagi Chris John. Dia merebut gelar juara dunia kelas bulu juga di Pulau Dewata 2003, saat itu menundukan Oscar Leon dari Kolombia melalui pertarungan ad-interim.

Petinju asal Kabupaten Banjarnegara, Jateng, itu sudah 12 kali mempertahankan gelar sejak merebutnya dari tangan Oscar Leon, di Bali 2003. Dari 12 pertarungan mempertahankan gelar tersebut, lima di antaranya melalui tarung wajib atau "mandatory fight" yaitu melawan Kose Cheo Rojas (Venezuela), Derrick Gainner (AS), Juan Manuel Marquez (Meksiko), Roinet Caballero (Panama), dan Hiroyuki Enoki (Jepang).

Selain itu, tujuh kali pertarungan lainnya melalui tarung pilihan atau "choice" yaitu melawan Osamu Sato dan Zaiki Takemoto (Jepang), Tommy Brouwn (Australia), Renant Acosta (Kolombia), Jose Cheo Rojas (Venezuela), dan dua kali melawan Rocky Juarez (AS). (Ant)